Pertama Kali ke Taman Sari – Jogjain2020 #2

By sonyaaa - 10/17/2020 09:06:00 PM



Haloha teman pembaca todayers. Bertemu kembali dengan cerita #Jogjain2020. Saya tiba di Jogja pada suatu Sabtu di pagi hari. Sepanjang hari itu hanya dihabiskan di dalam rumah dengan memasak bersama teman saya. Selain memang ngerasa capek setelah semalaman di bus, hujan lebat turut membuat mager jadi lebih kuat. Alhasil, saya hanya sempat diajak keluar sebentar ke Bukit Bintang mengunjungi HeHa Sky View pada malam lepas Isya masih dengan gerimis.

 

Keesokan harinya, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur daerah Berbah pada pagi. Namun sudah mereda mendekati tengah hari. Bergegas saya dan teman saya untuk mandi dan sarapan kemudian langsung berangkat menuju pusat kota. Destinasi pertama yang saya request adalah Taman Sari. Sudah bertahun-tahun semenjak 2015 saya menginginkan berkunjung ke tempat wisata ini. Saat tahun 2015 saya hanya sampai di jalan depannya, karena sudah mendekati senja niat saya urung karena pasti sudah tutup.

 

Sudah dipastikan Taman Sari sangat ramai di akhir pekan seperti ini. Untuk motret view tanpa ada orang saja sangat sulit. Berkali-kali kami menunggu hingga spot kosong. Meski hanya ada satu atau dua foto yang lumayan oke tanpa ada keramaiannya. Jadi harap maklum yah kalo hasil dokumentasi nya segitu aja, hehe.

 


Biaya tiket masuk Taman Sari yaitu sebesar Rp 5.000 per orang. Bagi pengunjung yang ingin foto khusus seperti prewedd atau syuting juga ada tarif khusus. Sedangkan yang hanya bawa kamera biasa dikenakan biaya Rp 3.000 per kamera, nantinya akan diberi label sebagai tanda sudah registrasi. Selesai urusan registrasi waktunya menjelajah Taman Sari.

 





Tempat wisata yang terletak di Kecamatan Kraton ini menjadi destinasi “wajib” disinggahi jika berkunjung ke Jogjakarta selain Malioboro. Nah, tepat sekali teman saya pernah ke sini sebelumnya, jadinya saya enggak perlu tanya sana-sini. Kolam dengan warna air hijau telur asin masih menjadi spot favorit. Buktinya di sini terlihat ramai dan pengunjung bergantian berpose. Cukup lama saya di spot ini karena “antre”. Melihat sekeliling, kondisinya sangat bersih jauh dari sampah-sampah, artinya lokasi ini amat sangat terawat. Katanya (mbah google) Taman Sari ini dikenal dengan water castle atau istana air karena spot kolam nya lah yang lebih menonjol dari lainnya. Dan katanya lagi pokoknya belum lengkap ke Jogjakarta jika belum melihat kolam tersebut.

 

By the way, lokasi Taman Sari sangat dekat dengan Alun-alun Jogjakarta. Jadi teman pembaca yang baru pertama kali ke Jogja bisa mengunjungi kedua tempat wisata ini dalam satu hari. Taman Sari nya sendiri open dari pukul 08.00 hingga 17.00. Waktu yang sangat baik datang ke Taman Sari adalah pagi menjelang siang karena sinar mataharinya lebih terang dan langit clear.

 




Sedikit informasi mengenai sejarah Taman Sari. Menurut literasi yang saya baca, didirikan pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I tahun 1758-1765. Wah mendengar nama ini jadi teringat saat belajar sejarah di bangku SD-SMP yah. Nah kemudian bangunan tersebut difungsikan sebagai taman istana dan benteng pertahanan. Hingga saat ini tempat ini dijadikan sebagai situs cagar budaya Jogja.

 

Selanjutnya kami mengunjungi Sumur Gumilang yang menjadi spot favorit bagi wisatawan. Spot ini sangat ramai sehingga untuk befoto saja mesti antre dan harus gercep. Sayang sekali susah untuk menunggu sepi, alhasil saya harus ikhlas jika foto nya bareng-bareng dengan yang lain, hueheh.

 






Saat berjalan menuju ke arah exit, kami mampir sebentar di dinding yang di buat graffiti dengan tulisan Sanggar Kalpika. Graffiti nya bagus banget. Sangat unik dan bagus sekali jadi backdop foto. Cekrek-cekrek.

 

Jalan-jalan di Taman Sari nya segitu aja. Kayaknya suatu saat saya ingin kembali ke sana untuk lebih eksplore lagi.

  • Share:

You Might Also Like

1 silakan tinggalkan komentar ya reader :)

  1. Taman sari memang tempat yang fotogenik ya hehe..
    aku dulu tinggal di jogja 4 tahun tapi baru ke Taman sari ditahun terakhir :")
    Baca blog ini jadi kangen banget sama jogja

    ReplyDelete

silakan boleeh komentar yaa