Lima Hal yang Harus Diperhatikan Pendaki Pemula Milenial

By Soniaaa - 9/17/2020 06:48:00 AM

#CatatanCacing

Hallo travelers, apakah ini kali pertama kamu ingin melakukan pendakian setelah sekian lama mengumpulkan niat dan nyali untuk akhirnya kamu meng-iya-kan ajakan teman seperdukaanmu mendaki gunung? Gimana kamu kemakan rayuan mereka ya? Haha

Nah jangan takut jangan goyang apalagi bimbang.

Karena adalah hal yang tepat kamu landing di page ini, sebab penulis akan membagikan persiapan yang bisa kamu lakukan sebelum mendaki.


Meskipun teman-temanmu meyakinkan kamu bahwa mendaki gunung bersama mereka akan baik-baik saja, tidaklah kemudian kamu lalai mempersiapkan diri dan menggantungkan kehikmatan perjalanan kamu pada teman sependakianmu.

Berikut ialah hal yang harus disiapkan dan diperhatikan untuk kamu pendaki pemula milenial:

1. Seperangkat alat viral

Sebagai pendaki pemula milenial, kamu harus menyiapkan seperangat alat viral yang tahan banting, mudah digunakan, dan ultralight (mudah disimpan).

Outfit harus kelihatan serasi, aman dan nyaman.

Agar saat difoto terlihat menyatu dengan alam namun tidak menyiksa batin dan raga kamu selama pendakian. Ingat gak perlu pake sepatu hak tinggi saat mendaki gunung, kamu bisa pakai montain shoes yang eye keching dan aman.

Kamera gausah bawa yang gede-gede sampai lensanya mirip toya sakti nya sun Gokong. Lebih baik pakai cam action yang ukurannya kecil dan tahan banting. Atau sebagai anak milenial pastinya kamera handphone harusnya sudah mumpuni sebab biasanya sudah ada cam beauty terinstal di dalamnya. Wehehe

Tampil kece itu wajib, tapi tetap utamakan keselamatan ya!

2. Persiapan fisik dan mental

Fisik dan mental setiap manusia berbeda namun bukan berarti menggolongkan si lemah dan  si kuat ialah hal yang benar. Mental dan fisik manusia hanya soal kebiasaan dan pengalaman.

Oleh karena itu mental dan fisik bisa disiapkan.

Untuk menyiapkan fisik tentunya dengan latihan fisik. Dan bagi kaum milenial kayak kamu, lari pagi cfd sejauh 5km aja udah cukup kok asal rutin dilakukan setiap minggu selama sebulan. Lagipula Cfd yang dilakukan rutin setiap seminggu selain dapat meningkatkan fisik kamu juga bermanfaat untuk menambatkan eksistensi kamu sebagi kaum milenial yang aktif dan bergaya hidup sehat. Walau abis lari langsung makan siomay sih.

Nah di weekday nya kamu bisa isi dengan Scott jump 5 sd 10 kali sebelum mandi.

Dan untuk latihan mental kamu cukup membaca-baca informasi tentang gunung yang kamu mau daki, nah biasanya seseorang yang merasa sudah tahu, akan cenderung nyaman saat melakukan pendakian dengan kata lain mentalmu sangat positif saat mulai pandakian.

Walaupun hal wajar di tengah perjalanan pendakian mental kamu terjun bebas. Karena kamu baru sadar ternyata naik gunung itu sangat capek. Wkwkw

Tapi untuk pendakian kedua dan berikutnya mental kamu akan tabah dan semakin tabah. Sama halnya kayak diputusin saat lagi sayang-sayang nya berkali- kali. Itulah level ketahaban yang akan kamu capai.

3. Peralatan dan perlengkapan

Sebagai pendaki pemula milenial pastinya kamu harus menyiapkan outfit yang kece dengan brand yang asik. Kalo budget kamu banyak ya tinggal pilih yang harga nya selangit dan pasti nyaman dipakai. Tapi jangan lebay! tetap tempatkan jenis outfit kamu pada tempatnya. Kamu kan mau mendaki gunung so jangan lah pakai spatu kets casual yang biasanya dipake ngampus. Dan gunakan brand outdoor yang sudah berlisensi baik local atau import disusaikan aja sama budget kamu

Carrier, sepatu, jaket, sarung tangan, topi, buff, manset, quick dry shirts, p3k, survival kit, water tank, headlamp.

Di atas ialah hal yang wajib dimiliki pendaki pemula milenial, dan jangan minjem lah yah. Malu mauin aja deh kalo pinjem, karena semua yang disebutkan di atas ialah pemakaian pribadi. Kalau semacam peralatan tenda, alat masak, matras dsb, boleh lah minjem atau sewa di toko outdoor yang deket dengan rumah kamu.

4. Catatan perjalanan

Pasti dong anak milenial harus merekam segala hal yang dilakukan dan membagikannya dengan bijak.

Kamu bisa rencanakan media sosial mana yang akan menjadi track record pendakian kamu.

Kalau mau di Instagram yaudah bayakin foto, kalau mau di blog yaudah banyak mencatat saat mendaki dan banyak tanya juga pastinya, kalau mau di youtube kamu harus banyak ngerekam. Simpel kan. Sarannya ialah harus ditentukan, jangan semuanya digarap nanti hanya akan membuat beban di perjalanan kamu semakin berat karena pastiya akan ada alat tambahan yang kamu bawa. Malah hasilnya akan gak maksimal.

5.  Menjauhi kesombongan

Sangat penting nih, sebagai pendaki pemula milenial jangan lah sombong setelah berhasil mendaki sampai puncak di pendakian pertama kamu. Karena di luar sana akan banyak yang menertawakan kamu saat kamu sudah menjadi sombong setelah pendakian pertamanya sukses. Walaupun untuk kamu itu ialah pencapaian yang besar tapi janganlah sombong karena idealisme akan selalu ada dimanapun kamu berada.

So keep calm.

Salam Lestari



  • Share:

You Might Also Like

0 silakan tinggalkan komentar ya reader :)