Belahan jiwaku, tempatku terpaut

By Sonia - 6/20/2014 06:29:00 PM

Apa kabar ayah ibu?
Meskipun jarang mendengar kabar
Aku yakin kalian baik-baik saja
Karena di dalam doaku selalu ada nama kalian
Jika memang pahit hidup yang terjadi
Tapi bersyukurlah ayah,ibu
Disini masih ada kami
Anak-anakmu yang tak henti berharap untuk kebaikan kita
Maafkan aku yang belum bisa berbuat apa-apa
Membahagiakan ibu dan membanggakan ayah
Maafkan aku yang tak bisa pulang
Mana bisa jika aku rapuh begini?
Aku butuh pelukan, aku butuh pengertian
Namun aku sadar sungguh sulit untuk itu
Mungkin pembelajaranmu ada benarnya
Aku mesti bisa sendiri
Tanpa ada yang mengerti, tanpa ada yang memahami
Aku mesti tangguh
Tanpa ada penguat, tanpa ada rangkulan
Ya, selama ini memang begitu
Dan kalian juga mengajarkan hal berharga lainnya
Sebagaimanapun rupamu

Sebagaimanapun tabiatmu

Sebagaimanapun nasibmu
Kemanapun aku pergi, tetaplah kepada kalian aku berayah dan beribu
Tetaplah aku mencintaimu dengan segala lebih dan kurang itu
Maka tak heran jika aku juga mencinta yang lain sama seperti mencintaimu

Ibu
Aku ingin sepertimu
Biar banyak cobaan yang datang
Engkau tetap menjadi dirimu sendiri
Menjadi wanita tangguh yang aku lihat tak seutuhnya meraih kasih sayang
Jujur aku sedih dengan keadaanmu
Tapi bagaimana bisa, aku sendiri tak terlalu baik dalam hal itu
Semoga suatu saat aku bisa menggantikan kebahagiaan yang seharusnya kamu dapatkan dari oranglain

Ayah
Aku juga ingin sepertimu
Sikap tenangmu, sikap penyayangmu yang teramat
Seperti mengalir di darahku
Tapi aku merasa luka ketika dirimu seringkali pergi
Bagaimana bisa dirimu seperti tak cinta lagi
Bagaimana bisa dirimu diam sementara kami merengek sangat butuh
Bagaimana mungkin kami melewatiya tanpa kepemimpinanmu
Aku tak ingin sepertimu
Sungguh langitku seperti jatuh
Sayapku robek tak mudah untuk terbang lagi
Aku gamang, kami gamang
Tak masuk akal bagiku
Membawa sendiri cinta tanpa memberinya
Berkata sayang tapi rela meninggalkan
Ah, sepertinya aku menemui orang yang sama denganmu
Sudah habis pikirku

Ayah, ibu
Apapun dan bagaimanapun kita
Jikalau Tuhan mengizinkan
Semoga kita tetap dalam kasih sayang
Aku yakin bahwa Dia tidak tidur
Aku percaya bahwa Dia akan memeluk mimpi kita
Seperti aku yang selalu merindu untuk memeluk dan dipelukNya
Minta, minta saja padaNya
Karena Dia menunggu
Dia yang sebaikbaiknya menunggu
Bahkan jalan telah dibukakanNya

Apa kabar ayah ibu?
Kabarku?
Sebisanya aku mengusahakan untuk baik-baik saja
Bagaiman jika aku memilih untuk lari?
Tidak, aku takkan lari, aku takkan hilang
Karena aku tetap ingin kembali padamu, ayah ibu
Tuhan telah memilihkan kalian tempatku untuk kembali

  • Share:

You Might Also Like

0 silakan tinggalkan komentar ya reader :)